Selasa, 05 Februari 2019

Natal




halaman: 72 (full-colour)
Ukuran : 15 x 17 cm
harga : Rp 40.000,-

Buku ‘Natal’ kecil ini hendak menimbulkan kesadaran akan makna Natal, supaya hati kita dipenuhi kegembiraan, yang dibawa oleh Anak yang lahir di Betlehem dari tempat asal sebenarnya: kegembiraan surgawi tak terbayang­kan. 

Daftar isi:
Yosef dan Maria mencari penginapan di Betlehem
Surga dan bumi bertemu di Betlehem
Hari kelahiran Jesus Kristus
Gloria in excelsis Deo
Malaikat muda yang menolak ikut menyanyikan Gloria
Gembala bergegas ke gua Betlehem
Lambang-lambang Natal
Malam Kudus sunyi senyap
Malam sunyi
Para binatang ‘menyembah’ Kanak-kanak di gua Betlehem
Rudolph – the Rednosed Reindeer
Betlehem
Bayi yang dititip­kan di muka pintu gereja pada malam Natal
Sabda Allah menjadi manusia supaya kita menjadi anak Allah
Kelahiran Nabi Isa
Apakah X’-mas itu Natal?
“Jangan takut! Saya datang untuk mewartakan kabar sangat gembira!”
Natal pesta­ saling memberi ­hadiah
Pohon Natal
Lahirlah Penyelamat dunia
Pesan Natal
Tiga orang majus dari timur
Raja yang ­keempat
Tampaklah jalan baru!
‘Sabda Allah menjadi manusia’

Buku terkait seri Meditasi:
Malaikat
Maria
Natal 
Hidup Jesus
Salib
Ke Surga atau ke Neraka





Buku dapat anda pesan langsung di:
Yayasan Cipta Loka Caraka
Jl. Prof. Moh. Yamin 37
Jakarta Pusat 10310
(-2 (021)31924856

HP - WA: 0812-8313-749

Rabu, 20 Juli 2016

Ke Surga atau ke Neraka


halaman: 84 (full-colour)
Ukuran : 15 x 17 cm
harga : Rp 40.000,-


   Semuanya yang hidup di atas bumi ini akan mati. Hidup dan mati tak terpisahkan. Mengapa demikian? Untuk memberikan tempat bagi yang baru. Manusia mati demi baru yang mana?
   Melalui pintu kematian manusia menginjak hidup yang serba baru. Bukan penerusan abadi hidup yang mati. Sungguh-sungguh hidup yang baru, namun hidup yang lama tidak dimusnahkan seluruhnya. Hidup lama diubah mendapat kualitas ‘baru’, serba baru, yaitu ‘tidak dapat mati’ dan ‘tidak dapat binasa atau membusuk’ (1Kor 15, 43). Yang ditanam adalah yang lemah dan akan binasa, yang bangkit adalah yang kuat dan tidak dapat binasa. Apa yang berlangsung dari hidup yang dapat binasa itu pada hidup abadi? Hasil buah Roh yang kita hasilkan dalam hidup lama: ‘Apa yang ditaburkan manusia akan dituainya.’ Hidup menurut cita-cita duniawi akan membuahi yang fana; hidup menurut Roh membuahi ‘hidup rohani’ yang abadi (bdk. Gal. bab 5 dan 6).
   Jadi, kematian bukan (hanya) tamat, melainkan (juga) awal. Yang kita ­inginkan dan kejar sesuai dunia yang fana itu akan lenyap. Tetapi, apa yang kita lakukan sesuai dorongan Roh Kudus Yang menjiwai hati kita sejak dibaptis, itulah yang akan diubah dan bertahan selamanya. Sebagai hasil buah dorongan Roh, S. Paulus menyebut: berbelaskasih, hidup damai, sabar, ramah, baik hati, setia, lembut hati dan sopan.
   Buku kecil ini bertemakan Hal-hal terakhir, yaitu kematian, pengadilan pribadi, api penyucian, kebangkitan badan, kedatangan Kristus dalam kemuliaan pada hari kiamat, neraka dan surga. Tentang beberapa segi dari hal-hal tersebut, kita – sama seperti Kitab Suci – hanya dapat berpikir dan berbicara dalam bahasa kiasan. Sebab, semua pikiran kita dikembangkan dari apa yang kita alami di dunia ini. Maka, tidak mengherankan, bahwa sulit berbicara dan menerangkan hal bukan duniawi. Kitab Suci menggunakan banyak kata kiasan, karena apa yang hendak diwahyukan begitu berbeda dengan pengalaman kita dan intinya sulit disampaikan dalam bahasa kita yang serba duniawi. 

Daftar isi:
Hidup ini pendek
Mati waktu masih hidup
Maut tak dapat dielakkan
Kembalikan pinjaman!
‘Seni meninggal’
Requiscant in pace
Maut akibat dosa
Dialog antara maut dan wanita
Why mother why?
Apa yang bertahan?
Malaikatkah maut?
Pilihan yang menentukan
Jiwa tidak mati
Pengadilan orang perorangan
Perlukah api penyucian
Api penyucian
Permurnian
Neraka diadakan manusia
Misteri kejahatan
Neraka penuh
Jahatnya penghuni neraka (Dostojewski)
Perbedaan di antara orang di neraka dan di surga
Jesus turun ke tempat penantian
Kebangkitan badan
Hari Kiamat: Pengadilan terakhir (Mt 25)
Akhir zaman
Kekal
Tahukah surga di mana?
Surga bukan tempat
Dalam surga
Surga
Kehidupan abadi
Kebahagiaan abadi
Bagaimana hidup di akhirat?
Persekutuan orang kudus
Yerusalem Baru
Forever in love
Alpha dan Omega Seni Kristiani

Buku terkait seri Meditasi:

MalaikatMariaNatal Hidup JesusSalibKe Surga atau ke Neraka



Buku dapat anda pesan langsung di:
Yayasan Cipta Loka Caraka
Jl. Prof. Moh. Yamin 37
Jakarta Pusat 10310
(-2 (021)31924856

HP - WA: 0812-8313-749

Hidup Jesus

 
 halaman: 72 (full-colour)
Ukuran : 15 x 17 cm
harga : Rp 40.000,-

   Bagi kamu – siapakah Aku ini?” Demikian Jesus bertanya kepada para muridNya – dan kepada kita pula! Kita menjawab bagaimana? Jesus berperan sebagai pusat hidup kita ataukah hanya sebagai salah satu tokoh di pinggir?
   Buku ini bermaksud menghantar kepada Jesus melalui karya beberapa seniman termasyhur. Lukisan mereka bagaikan doa berwarna. S. Fra Angelico berdoa dan merenung lama sebelum mulai melukis. Kesenian Kristiani bukan estetika saja, melainkan hendak memperkenalkan Jesus.
   Semoga buku kecil ini menolong pembaca membentuk dalam hatinya suatu gambaran khas dan nyata tentang Jesus. Kepribadian Jesus begitu kaya, sehingga melampaui daya tangkap kita. Lukisan seumpama sarana indah untuk mengenal Jesus. Bacaan dan perkataan kadang tak berdaya. Sebaiknya kita menggunakan sarana lain jua. Merenung di muka gambar yang indah kadang menciptakan gambaran Sang Penebus dengan lebih mudah dibandingkan uraian panjang. Jesus sendiri melarang para murid berbicara tentang penampakan yang mereka alami di Gunung Tabor. Sebab, orang tak sanggup mengertiNya. Sampai sekarang demikian! Misteri Pribadi Jesus sebaiknya direnungkan daripada di-urai-kan. 


Daftar isi:
Kelahiran Jesus di Betlehem
Pemuda Jesus tinggal di Bait Allah
Jesus dibaptis di Sungai Yordan
Jesus digodai setan
Pesta pernikahan di Kana
Jesus memanggil Matius
Jesus mengajar di bukit
Jesus melipatgandakan roti
Angin ribut di Danau Genesaret
Jesus mengutus para Rasul
Jesus bersama anak-anak
Pertemuan di sumur Sikem
Jesus berjalan di atas air
Jesus dijamu di rumah seorang Farisi
Jesus membayar pajak Bait Allah
Gunung Tabor
Jesus dan wanita pezinah
Wajah Jesus
Jesus bersama Maria dan Marta
Jesus menyembuhkan orang lumpuh
Jesus menghidupkan Lazarus
Jesus membasuh kaki Petrus
Perjamuan Terakhir
Jesus berdoa di Kebun Getsemani
Jesus dikhianati Yudas
Jesus di hadapan imam agung
Simon dari Kirene membantu Jesus
Jesus dipaku pada kayu salib
Jesus di salib
Kebangkitan pada Hari Paskah
Noli me tangere
Jesus dan dua murid di Emaus
Rasul Tomas percaya
Jesus naik ke surga dan mengutus murid-muridNya








Buku terkait seri Meditasi:

MalaikatMariaNatal Hidup JesusSalibKe Surga atau ke Neraka



Buku dapat anda pesan langsung di:
Yayasan Cipta Loka Caraka
Jl. Prof. Moh. Yamin 37
Jakarta Pusat 10310
(-2 (021)31924856

HP - WA: 0812-8313-749

Salib

Seni Kristiani - Salib

halaman: 72 (full-colour)
ukuran : 15 x 17 cm
harga : Rp 40.000,-
Mengakui Allah sebagai mahakudus dan maha­tinggi masih kurang. Kemahakuasaan ilahi lain sama sekali dari bentuk kuasa apa pun yang kita kenal. Kita hanya dapat mengerti kuasa ilahi berkat anugerahi ilahi. Sebab, Allah dan segala tindakanNya hanya dapat kita memahami, sejauh diberitahu oleh Allah sendiri.
Kristus Yang tersalib mewahyukan rencana dan kebijakan Allah yang kekal bagi orang yang Ia pilih. Kepandaian duniawi manapun tak sanggup menduga tindakan Allah. Hanya Roh Allah membuka rahasia ilahi bagi kita.
Kristus Yang tersalib membuka pengertian kami tentang betapa besar Kasih Ilahi. Di bumi ini tiada kasih yang lebih besar daripada yang menyerahkan nyawa demi orang yang dicintai. Maka, salib mengungkapkan Kasih Ilahi secara manusiawi paling sempurna, bukan hanya dengan perhatian tetapi dengan pengor­banan. Tak henti-hentinya orang beriman dapat menimba pengertian tentang Tuhan dan kekuatan dari salib Kristus.
“Camkanlah: Kita dikasihi oleh Yang Mahabaik sampai SabdaNya Yang menjadi manusia bersedia wafat demi kita di salib. Jangan menolak kasih ini! Ke­adilan ilahi bukan tanpa pengampunan, tetapi kasih sampai tetes darah terakhir itu tidak! Kasih ini adalah kehidupan atau kematian, keselamatan atau pembuangan. Kasih yang ditolak tak berdaya, karena tidak bisa memaksa. Karena kasih yang mengandung ini bersifat ilahi, maka kehidupan atau kematian yang diberi adalah abadi.” Kardinal Lacordaire († 1861)
Semoga tiga puluh empat lukisan maupun keterangan pendek dalam buku ini membantu pembaca semakin meresapi ‘hikmat ilahi yang tersirat’ dalam salib. Hikmat ini bukan kepandaian duniawi yang akan lenyap. S. Konradus († 1894) meng­akui: “Saliblah kitab suciku. Memandang salib saja memadai untuk mengetahui apa yang harus kuperbuat.”
Daftar isi:
Anak Domba Allah
‘Salibkan Dia!’
Pilatus menyuruh: Ite ad crucem!
Jesus memanggul salibNya
Jesus dipaku pada kayu salib
Tangan Jesus terpaku
Golgota dalam Gereja Makam di Yerusalem
Penyaliban
Salib tanda kemenangan
Salib, lambang penebusan semesta alam
Salib dari San Damiano
‘Ya AllahKu, mengapa tinggalkan Daku?’
Salib di puncak gunung
Salib Asia
Jesus wafat
Salib tanda agung
Memandang salib
Salib Putih
Ecce homo – ‘Lihat itulah manusia!’
Salib Jesus
Wajah Kristus
Jesus diturunkan dari salib
Keluhan Maria
Wajah Jesus pada kain kafan
Jesus turun ke tempat penantian
Ikon salib dengan Kristus yang bangkit
Rasul Tomas yang kurang percaya
Salib tanda kemenangan
Wadah Pembaptisan
Ekklesia, yaitu Gereja, yang berdiri di samping salib
Perjamuan Terakhir
Fumi, yaitu ‘gambar suci yang harus diinjak’
‘Saya tak punya tangan selain tanganmu.’
Salib – misteri abadi

Buku terkait seri Meditasi:

MalaikatMariaNatal Hidup JesusSalibKe Surga atau ke Neraka



Buku dapat anda pesan langsung di:
Yayasan Cipta Loka Caraka
Jl. Prof. Moh. Yamin 37
Jakarta Pusat 10310
(-2 (021)31924856

HP - WA: 0812-8313-749

Maria

Maria - Seni Kristiani

halaman: 72 (full-colour)
ukuran : 15 x 17 cm
harga : Rp 40.000,-
Seni lukis merupakan sarana komunikasi yang sangat berguna bagi pewartaan Sabda Allah: Ingatlah akan penghormatan ikon-ikon di Gereja Timur. Karya seni tidak hanya mengilustrasikan naskah AlKitab, melain­kan berperan juga sebagai jendela, yang dapat mengembangkan dialog antara Tuhan serta manusia dan manusia serta Tuhan. Bagaimana kesenian yang ber­akar dalam sabda Allah dapat dikembangkan, supaya memperdalam dan benar-benar mengungkapkan iman dan melancarkan dialog dengan Allah?” (Sinode Uskup sedunia, 2008, Relatio post disceptationen, no. 29)
Buku kecil ini bukan uraian teologis atau semacam mariologi. Buku ini menyajikan beberapa gambar indah tentang Bunda Maria dan petunjuk pendek untuk merenung.
Kitab Suci bagaikan suatu ensiklopedi besar, yang berabad-abad lamanya dimanfaatkan para seniman. Para pelukis seakan-akan mencelupkan kuas mereka ke dalam cerita-cerita yang disajikan oleh sabda Allah.
Ayat-ayat tentang Maria dalam Injil bagaikan batu mosaik. Kalau semua dipandang bersama, tampaklah gambaran, pribadi serta peran Maria, yang selalu menunjuk kepada Jesus dan GerejaNya. Inilah dasar penghormatan sehat ter­hadap Bunda Allah. ‘Orang yang mengeluarkan Maria dari Gereja, mengeluarkan juga Anaknya yang dipangku olehnya.’ (Erasmus dari Rotterdam)
Daftar isi:
Santa Anna mengajar gadis Maria
Maria dipersembahkan di Bait Allah
Pernikahan Maria
Malaikat menyampaikan Kabar Sukacita
Kabar Sukacita
Maria mengunjungi Elisabet
Yosef dan Maria ditolak di Bethlehem
Natal
Kelahiran Jesus
Tiga Majus dari timur
Jesus dipersembahkan di Bait Allah
Keluarga Kudus Mengungsi ke Mesir
Maria dengan Kanak-kanak Jesus
Maria Sukamiskin
Maria Pelindung umat Kristen di Tiongkok
Santa Anna, Bunda Maria dan Jesus
Jesus ditemukan kembali di Bait Allah
Perjamuan di Kana
*
Jesus bertemu dengan bundaNya
Maria di Golgota waktu Jesus wafat
Maria jatuh pingsan di bawah salib
Salib dan Ekaristi
Jenazah Jesus disemayamkan
Pieta
Pentakosta
Wafat Maria
Maria diangkat ke surga
Maria dimahkotai
Imakulata
Maria melindungi Umat Kristen di Jawa
Maria Sang Pelindung
Madonna dar Vladimir
Maria dan naga

Buku terkait seri Meditasi:

MalaikatMariaNatal Hidup JesusSalibKe Surga atau ke Neraka



Buku dapat anda pesan langsung di:
Yayasan Cipta Loka Caraka
Jl. Prof. Moh. Yamin 37
Jakarta Pusat 10310
(-2 (021)31924856

HP - WA: 0812-8313-749

Malaikat

Seni Kristiani: Malaikat

halaman: 72 (full-colour)
ukuran : 15 x 17 cm
harga : Rp 40.000,-
Bila Kitab Suci memberitakan penampakan seorang malaikat, manusia yang bersangkutan terkejut dan takut. Penampakannya dahsyat, karena malaikat seorang utusan Allah. Perkataan ‘malaikat’ (dari mal’ak (Ibrani) dan angelos (Yunani)) menyebut peran atau fungsi utama, yakni membawa pesan Allah kepada manusia. Kadang malaikat begitu erat dengan Yahwe, sehingga hampir identik dengan suara ilahi.
Malaikat sering tampak dalam peredaran Sejarah Keselamatan dalam Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru. Peran malaikat sebagai utusan mencapai puncaknya, waktu Malaikat Agung Gabriel menyampaikan kabar sukacita kepada Maria (Lk 1, 26), dan waktu malaikat dalam makam Jesus yang kosong mewartakan, bahwa Jesus telah bangkit dari orang mati (Lk 24,5). Waktu Jesus naik ke surga malaikat berpesan kepada para rasul: “Jesus Yang terangkat ke surga, akan datang kembali dengan cara sama seperti kamu melihatNya naik ke surga.” (Kis Ras 1, 11) Dan pada saat Jesus kembali, “Ia akan datang dalam kemuliaan ­BapaNya diiringi malaikat-malaikatNya untuk membalas setiap orang sesuai ­dengan perbuatannya.” (Mt 16, 27) Para malaikat akan mengumpulkan orang-orang pilihan dari segala bangsa dan memisahkan yang-jahat dari yang-baik: “Orang jahat dibuang ke dalam tempat siksaan, sedangkan orang yang benar menerima hidup abadi.” (Bdk Mt 25, 31-46)
Daftar isi:
Malaikat meniup terompet
Penciptaan dan pengusiran dari firdaus
Kerub menjaga pintu masuk di firdaus
Abraham dikunjungi tiga malaikat
Hagar dan Ismail diusir ke gurun
Abraham siap mengurbankan puteranya
Tangga ke surga
Yakub bergulat dengan malaikat
Seraf dalam penampakan Nabi Yesaya
Daniel dikandang singa
Tobias dituntun malaikat
Malaikat Gabriel membawa pesan untuk Zakharia
Malaikat Gabriel membawa Kabar Sukacita
Maria menerima Kabar Sukacita
Malaikat di padang gembala
Malaikat di padang gembala
Konser malaikat di Betlehem
Tiga malaikat bernyanyi
Maria di antara para malaikat
Malaikat tampak dalam mimpi Yosef
Jesus dilayani malaikat sesudah menolak setan
Jesus di Taman Getsemani
Malaikat di makam Jesus
Malaikat berbicara kepada para wanita di makam Jesus yang kosong
Pembebasan S. Petrus dari penjara
Malaikat Agung Mikael
Malaikat Mikael menimbang jiwa
Malaikat pelindung
Malaikat menghantar manusia ke cahaya surgawi
Pengadilan terakhir
Tiga malaikat meniup nafiri
Malaikat pada mimbar di Gereja Sion
Patung malaikat di atas nisan
Gloria Dei nostra laetitia est


Buku terkait seri Meditasi:

MalaikatMariaNatal Hidup JesusSalibKe Surga atau ke Neraka



Buku dapat anda pesan langsung di:
Yayasan Cipta Loka Caraka
Jl. Prof. Moh. Yamin 37
Jakarta Pusat 10310
(-2 (021)31924856

HP - WA: 0812-8313-749